MADINAH,- Pada perjalanan ibadah umroh para tamu Allah bersama Ameera Mekkah Kalsel, jemaah berkunjung ke Masjid Quba (29/7), masjid yang pertama di bangun oleh nabi, dimana batu batanya dipikul sendiri oleh Nabi Muhammad SAW.
Masjid Quba terletak di perkampungan Quba, kira-kira 3 kilometer dari arah selatan Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA).
Saat berkunjung kita akan melihat empat menara putih tinggi menjulang, dengn pohon kurma mengelilingi masjid, Masjid ini berdiri di atas tanah seluas 5.035 meter persegi.
Menurut Pimpinan/ Pengasuh Pondok RMA Banjarbaru KH.Muhari (Guru Muha ) keutamaan sholat di Masjid Quba, pahalanya sama dengan melakukan umrah.
Syarat mendapatkan pahala umroh harus bersih dari hadast dengan berwudhu dari rumah atau dari hotelnya.
Jika di tengah perjalanan wudhu batal, dapat berwudhu lagi. Batalnya wudhu tidak membatalkan pahala umroh.
Sholat yang dinilai dengan pahala umroh adalah sholat fardhu maupun sholat sunnah.
Karena ganjaranmya besar, Masjid Quba menjadi tujuan wisata. Tempat ini sekaligus mengenang perjuangan nabi membangun Masjid quba dengan mengangkat batu sendiri hingga bongkok.
Masjid Quba dibangun hari Senin, 8 Rabiul Awwal atau 23 September 622 Masehi.Saat itu Nabi dalam perjalanan hijrah dari Makkah menuju Madinah.
Nabi tinggal selama empat hari di perkampungan Quba bersama Bani Amru bin Auf di rumah Kalthum bin Al Hadm.
Setelah terbangun, Nabi mengimami sholat bersama para sahabat. Nabi pun selalu pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin dan Kamis.(ppn)