Home / Berita

Senin, 19 Mei 2025 - 19:51 WIB

Panitia Tetapkan Penyedia untuk Kegiatan MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2025

MARTAPURA – Setelah melakukan rapat beberapa hari lalu, tuan rumah panitia penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bidang Pokja menetapkan Event Organizee (EO) PT Amanah Bugar Grup sebagai pihak penyedia kegiatan penyelenggaraan MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2025.

Hal tersebut diketahui ketika rapat finalisasi dan penunjukan penyedia kegiatan MTQ yang digelar Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar, di Aula Mini Barakat, Martapura, Senin (19/5/2025) siang.

Terkait harga atau anggaran yang disepakati dengan EO dimaksud Rp 7.488.554.500,- (Tujuh Miliar Empat Ratus Delapan Puluh Delapan Juta Lima Ratus Lima Puluh Empat Ribu Lima Ratus Rupiah).

Ketua Panitia Pelaksana MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan H Ikhwansyah mengatakan, berbagai tahapan sudah dilakukan oleh pihaknya termasuk final penunjukan penyedia kegiatan yang dan akan dilanjutkan dengan diskusi dengan berbagai bidang kepanitiaan.

Baca Juga :  Ribuan Jemaah Ikuti Sholat Istisqa di Masjid Agung Al-Karomah Martapura

“Hasil diskusi semoga bisa memberikan manfaat yang besar bagi terselenggaranya MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Banjar, nanti malam pak bupati dan wakil bupati akan menghadap pak gubernur terkait persiapan ini,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut ia berharap akan diberikan kemudahan dan kelancaran, serta sukses dalam penyelenggaraan dan pertanggungjawaban.

Sementara panitia dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar yang melakukan pendampingan pada kegiatan MTQ Echo Aryanto mengatakan, penyelenggaraan MTQ harus terlaksana dengan baik dan tidak meninggalkan permasalahan ketika sudah selesai.

Baca Juga :  Habib Idrus Al Habsyie Terpilih Jadi Ketua PMI Kabupaten Banjar

Seperti adanya item kegiatan yang sebenarnya sudah ada pada EO akan tetapi juga ada sama panitia. Terjadinya tumpang tindih item ini nantinya akan menjadi masalah.

“Laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran setelah kegiatan selesai supaya faktual dan aktual,” ujarnya.

Hal-hal penting lainnya yang perlu diperhatikan Echo menyebut honorarium untuk panitia dan petugas di lapangan harus benar yang dilengkapi dengan dokumentasi pada tiap bidang dan korlapnya masing-masing.

Sebelum diskusi kegiatan ditutup dengan penanda tanganan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) oleh Ketua LPTQ Kabupaten Banjar Habib Idrus Al Habsyi.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Banjar Gelar Rakoor Penerapan SPM Semester I, Targetkan Penetapan SK pada Akhir Agustus

Berita

HUT KORPRI ke-54: Bupati Saidi Dorong ASN Jadi Agen Transformasi Digital

Berita

Rangkaian Perayaan Satu Abad NU Ditutup Kegiatan Final Maulid Habsyi

Berita

BPBD Banjar Terus Siaga di Lokasi Banjir

Berita

Fogging Bukan Cara Terbaik Menanggulangi DBD

Berita

Tim Satgas Ketahanan Pangan Pantau Kenaikan Harga Kebututuhan Pokok di Pasar Tradisional

Berita

Gelar Rakoor Aplikasi Smart Kampung Manis, DKISP Banjar Berikan Evaluasi Pada Sejumlah Desa

Berita

Pelatihan Aktivis HIV/AIDS 2025 Resmi Dibuka Wabup Banjar