Home / Berita

Senin, 5 Mei 2025 - 14:49 WIB

Raih Predikat Madya Dua Tahun Berturut, Banjar Bidik Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) melaksanakan rakoor Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), di Aula Barakat Martapura, Senin (5/5/2025) pagi.

Rakoor dibuka Bupati Banjar H Saidi Mansyur diwakli Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah dan dihadiri Plh Kepala Dinas P2AP3KB H Aswadi, para kepala SKPD serta Gugus Tugas KLA Kabupaten Banjar.

Sambutan tertulis Bupati yang disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah mengatakan, Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak di Indonesia termasuk Kabupaten Banjar memperoleh haknya secara optimal.

“Melalui rakoor ini kita ingin menyusun langkah-langkah konkret agar Kabupaten Banjar dapat menjadi Kabupaten Layak Anak bagi anak-anak kita, dan saat ini kita berada di tengah tantangan besar terutama terkait isu kekerasan terhadap anak, masalah pendidikan serta akses lainnya,” ungkap Ikwansyah.

Baca Juga :  HUT Damkar Ke 105, Sekda Banjar Sampaikan Sepanjang 2023 Tangani 13 Ribu Lebih Kebakaran

Menurut Ikhwansyah kerjasama yang baik dengan semua pihak terkait maka akan terwujud Kabupaten Banjar yang layak bagi anak-anak.

Sementara Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Merilu Ripner menjelaskan, tujuan dari rakoor ini yaitu sinergitas terkait Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) khususnya Kabupaten Banjar. Tahapan berikutnya adalah e monev KLA kemudian pada 16 Mei akan dilakukan verifikasi lapangan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI secara virtual.

“Melalui rakoor ini kita menyamakan persepsi dan menyiapkan apa saja untuk verifikasi nantinya. Target setelah tiga tahun berturut-turut meraih Pratama, 2 tahun Madya dan tahun lalu kita kurang 16 poin untuk mencapai Nindya. Harapannya tahun ini kita mampu memperoleh predikat Nindya atau lebih lagi ke predikat Utama,” ucap Merilu.

Baca Juga :  Ratusan Warga Bantim Serbu BPM Menjelang Ramadhan

Ia menuturkan, langkah yang diambil mengantisipasi kekurangan nilai 16 poin tadi adalah memenuhi data dukung kemudian lebih sinergi lagi di beberapa kluster. Kekurangan tersebut disampaikan pada rakoor kali ini.

“Diharapkan semoga dengan adanya rakoor ini semua Gugus Tugas KLA bisa bersama-sama untuk mewujudkan Kabupaten Banjar Layak Anak guna meraih predikat yang lebih tinggi dan yang terpenting adalah dalam rangka pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak yang ada di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Meriahnya Hari Santri Nasional di Kabupaten Banjar

Berita

Sebagian Wilayah Kalsel Masuk Kemarau, BMKG Ingatkan Dampak Fenomena El Nino

Berita

Walikota Bagikan Beras

Berita

Kembang Tigarun, Satu Jenis Sayuran Unik Dijual di Kota Banjarmasin

Berita

Lestarikan Budaya, Pemkab Banjar Gelar Baayun Maulid

Berita

Wabub Banjar Sholat Idul Adha 1444 H di Masjid AL Karomah

Berita

PWRI Banjar Gelar Reuni dan Silaturahmi Bersama Pensiunan ASN di Martapura

Berita

Rapat Paripurna, Saidi Mansyur Sampaikan Pidato Perdana sebagai Bupati Banjar 2025-2030